Wisata Kuliner Ikan Patin Terenak di Pekanbaru, Ini Tempatnya!

0

Pekanbaru — Akhir Pekan ke Pekanbaru, kamu harus berwisata kuliner menyicipi hidangan ikan patin yang khas. Salah satu rekomendasinya ada di Pondok Patin HM Yunus. Nyam!

Kuliner pindang patin lekat dengan citra Pekanbaru. Sebagai provinsi yang dilewati 4 sungai besar, ikan patin yang notabene ikan air tawar jadi komoditas olahan kuliner yang diwariskan dari masa ke masa di Riau.

Salah satu olahan ikan patin yang melegenda tentu saja pindang patin, yang bisa dinikmati di Pondok Patin HM Yunus. Destinasi kuliner ini beralamat di Jalan Kaharuddin Nasution 1, Simpang Tiga, Pekanbaru, Riau.

detikTravel menyambangi destinasi kuliner Pondok Patin HM Yunus pekan lalu, bersama dengan rombongan Famtrip Pesonna Hotel Pekanbaru. Tentu saja untuk menyicipi betapa lezatnya pindang patin yang terkenal sudah melegenda ini.

Masuk ke dalam Pondok Patin HM Yunus. (Wahyu/detikTravel)

Begitu rombongan detikTravel sampai, langsung saja kami memesan pindang patin yang jadi andalan rumah makan ini. Tak lama memesan, pindang patin yang sudah kami nantikan pun tersaji di meja makan.

Cara menyajikan makanan di rumah makan ini mirip dengan cara di rumah makan padang, semua makanan dihidang alias diletakkan dalam piring-piring saji. Kemudian kita bisa memilih sendiri mana yang mau dimakan. Setelah selesai, barulah pelayan nanti yang akan menghitung apa saja yang kita makan.

Aneka lauk pauk yang dihidangkan di meja. (Wahyu/detikTravel)

Pindang patin ini disajikan bersama dengan lauk-pauk pelengkap lainnya. Ada ikan seluang bakar dengan sambalnya, kerang dara rebus, sayur pucuk pakis, terong balado, ikan bilis goreng, aneka sambal, dan masih banyak yang lainnya.

Tak perlu banyak menunggu, kami langsung menyicipi aneka hidangan yang sudah tersaji di meja kami. Sasaran pertama, tentu saja pindang patin. Hidangan ini berisi beberapa potong ikan patin, dari mulai bagian kepala sampai ekor dalam lautan kuah berwarna orange.

Rasanya maknyus semua! (Wahyu/detikTravel)

Ketika diicipi, kuah ini memiliki citarasa yang asam dan pedas khas Melayu. Kuahnya sendiri ringan, karena tidak memakai santan seperti masakan Padang. Ikan patinnya sendiri memiliki tekstur yang lembut. Perpaduan ikan patin dan kuah pindangnya benar-benar sempurna enaknya!

Hidangan pelengkapnya juga tak kalah enak. Ikan bilis gorengnya gurih asin, sambal asamnya pas dan pedas. Belum lagi sayuran pelengkap, serta ikan seluang bakarnya juga top! Tak terasa suap demi suap nasi pun tandas tak bersisa.

Wajib coba kalau liburan ke Pekanbaru! (Wahyu/detikTravel)

Tapi, tetap saja kuliner primadona dari rumah makan ini adalah pindang patinnya. Benar-benar mantap! Tak salah kalau pindang patin ini jadi buruan banyak pengunjung. Dari mulai rakyat jelata, sampai pejabat sekelas Gubernur Riau dan Walikota Pekanbaru punn kedapatan sering makan di rumah makan ini.

“Kalau ramai bisa habis 100 Kg ikan patin. Ikan patinnya didatangkan dari Tembilahan sampai Kampar,” ujar Andi, manajaer Rumah Makan Pondok Patin HM Yunus.

Untuk harganya, Andi menyebut pindang patin ini dihitung per potong ikan. Satu potongnya dihargai sebesar Rp 18 ribu. Cukup murah bukan?

Traveler yang liburan ke Pekanbaru, nampaknya mesti mampir juga ke Pondok Patin HM Yunus. Rugi kalau tidak mencoba cita rasa pindang patin yang elzatnya mendunia ini! (detik.com)

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.