Mewujudkan Tahajud Berjemaah di Masjid

0
Ilustrasi.
Sholat Tahajud berjamaah di masjid nilai dan rasanya tentu berbeda dengan tahajud sendirian di rumah. Sayangnya belum banyak masjid yang mengadakan kegiatan ini kecuali pada bulan Ramadhan. Sejumlah alasan dikemukakan, terutama keamanan jemaah menuju masjid di tengah malam.

Pekanbaru, kronline.co — Saat ini upaya imarah atau memakmurkan masjid terus giat-giatnya dilakukan oleh pengurus dan pemerintah, baik provinsi maupun kabupaten/kota. Segala cara diciptakan bagaimana tingkat kunjungan jadi ramai dan jemaah betah berlama-lama di masjid. Tidak saja dalam berbagai pengajian rutin mingguan, bulanan dan sebagainya, tapi juga dalam melakukan sholat berjemaah baik sholat fardu maupun sunnah.

Salah satu contoh sholat sunnah yang masih perlu pengembangannya saat ini dilakukan berjemaah di masjid-masjid adalah Sholat Sunnah Tahajud atau sholat tengah malam. Walau mengandung kemuliaan yang besar dalam melakukannya, tapi memerlukan tantangan tersendiri untuk pengerjaannya. Terutama karena memang waktunya tengah malam, sehingga tidak semua masjid yang bisa menggelarnya. Hanya masjid tertentu saja, itupun waktunya tidak tiap hari melainkan sekali sebulan.

Seperti Masjid Raya An-Nur Provinsi Riau, di Jalan Hang Tuah, Pekanbaru. Menurut Wakil Sekretaris Pengurus Masjid H Sumardi khusus untuk Sholat Tahajud atau sholat tengah malam sudah dilakukan berselang tujuh tahun lamanya hingga saat ini. Hanya saja pelaksanasnnya saat ini hanya dilakukan satu kali dalam satu bulan.

“Sekali sebulan yaitu tiap malam minggu. Kemudian dirangkai juga dengan kegiatan Muhasabah dan Sholat Subuh berjemaah,” katanya saat dikonfirmasi KR di ruang kerjanya, Kamis (16/3/2017).

Disampaikan juga, dalam pelaksanaan yang dilakukan terus dibanjiri oleh jemaah yang mengikutinya. Tidak saja jemaah asal Pekanbaru tapi juga luar daerah, bahkam ada yang datang dari Malaysia.

“Ini jumlahnya sampai ribuan jemaah,” sebutnya.

“Memang dilakukan penyebaran undangan atau pemberitahuan pada jemaah dalam pelaksanaannya.”

Khusus pada bulan suci Ramadhan, terutama 10 hari terakhir, pelaksanaan sholat tahajud ini semakin tamai.

“Ini akan terus ditingkatkan pelaksanaannya sehingga semakin ramai. Saat uni sudah ada juga masjid lain mengikuti kegiatan serupa di tempatnya masing-masing,” ujarnya.

Disampaikan, sholat tahajud ini akan cepat didengar oleh Allah terhadap apa yang didoakan atau yang diminta karena pelaksanaanya pada saat orang lagi tidur sehingga kita khusyuk dalam pelaksanaanya.

Pertimbangkan Keamanan Jemaah

Sementara itu, Ketua Tata Usaha Masjid Agung Ar-Rahman di Jalan Jend Sudirman Pekanbaru, H Hasyim nengakui khusus untuk Sholat Tahajud berjemaah di masjid Ar-Rahman belum lagi dilakukan. Kecuali di bulan suci Ramadhan, terutama pada 10 hari akhirnya. Ini rutin dilakukan, bersamaan dengan kegiatan rutin pelaksanaa iktikaf di masjid.

“Belum, belum ada kita lakukan kecuali di bulan Ramadhan saja,” kata ustadz Hasyim ketika berbincang dengan KR, Kamis.

Namun ia menyebut ada upaya untuk melakukan program tersebut. Tapi belum untuk saat-saat ini, karena ada faktor lain yang menyebabkan hal ini belum dikembangkan di Masjid Ar-Rahman. Terutama menyangkut masalah keamanan jemaah untuk datang ke masjid karena waktunya tengah malam.

“Kita ini kan di tengah kota, kejahatan banyak modusnya yang bisa terjadi. Mau pakai kendaraan roda empat saja ke masjid tengah malam itu belum tentu aman, apalagi roda dua. Jadi kita belum lagi melakukan program itu, mungkin waktu lain dengan melihat kondisi. Kecuali bulan puasa, karena memang kondisinya ramai orang,” ia menjelaskan.

Hal senada juga diakui Sektetaris Masjid Raya Kota Pekanbaru di Jalan Senapelan, H Juli Husnan. Menurutnya, untuk Sholat Tahajud berjemaah memang belum dilakukan secara rutin kecuali pada Ramadhan.

“Memang ada ke arah situ nantinya, tapi ini kan besar tantangannya. Karena memang waktunya tengah malam. Rawan juga dengan keamanan jemaah ke luar rumah menuju masjid,” sebutnya.

Disampaikan juga, untuk saat ini diserahkan saja dulu pada jemaah untuk melakukan sholat sunnah Tahajud ini di rumah masing-masing. Bagaimanapun keamanan perlu juga dipikirkan, walau mau melakukan hal-hal yang baik sekalipun.

“Ke depantetap jadi program kita bagaimana ini bisa terwujud,” ujarnya. (Ismet Tarmizi)

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.