Komisioner KPU dan Bawaslu ‘Pamitan’ kepada Jokowi

0
Persiapan Pilkada 2018 dan Pilpres 2019 sudah sangat mepet, sehingga KPU mengimbau pemerintah dan DPR menyelesaikan rancangan UU Penyelenggara Pemilu. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)

Jakarta, kronline.co — Jajaran komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) periode 2012-2017 menemui Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka. Mereka hadir untuk menyerahkan hasil kinerja dalam lima tahun terakhir.

Ketua KPU Juri Ardiantoro menuturkan, mereka selama ini bekerja menurut undang-undang dan sesuai kewenangannya. Hal itu dituangkan dalam lima buku dan diserahkan kepada Jokowi.

“Lima buku itu cerminan apa yang kami lakukan lima tahun terakhir dan menjadi laporan kami kepada pemerintah,” ujar Juri di Kompleks Istana Kepresidenan, Senin (10/4).

Kelima buku itu berisikan pemilihal legislatif 2014, pemilihan presiden 2014, Pilkada serentak 2015-2017, inovasi kinerja 2012-2017, dan kumpulan foto pemilu di seluruh Indonesia.

Selain itu, mereka juga melampirkan persiapan Pilkada 2018 dan Pilpres 2019. Menurutnya, persiapan sudah sangat mepet dan harus dilakukan sedini mungkin. Sehingga KPU mengimbau pemerintah dan DPR segera menyelesaikan rancangan Undang-Undang Penyelenggara Pemilu.

Serupa, Ketua Bawaslu Muhammad mengatakan jajarannya juga melaporkan kinerja Bawaslu pusat hingga daerah melalui buku. Mulai dari pengawasan pemilihan anggota DPR, DPD, dan DPRD hingga pemilihan presiden.

“Kami berdiskusi mengenai tantangan pengawasan Pemilu. Presiden juga menanyakan tantangan pengawasan Pemilu 2019 yang akan pertama kali dilakukan serentak,” kata Muhammad.

Menurutnya, Jokowi berterima kasih dan mengapresiasi kinerja Bawaslu dan KPU atas kinerja, profesionalitas, dan independensi dalam mengawal pemilihan kepala daerah, legislatif, dan presiden selama ini. (CNNI)

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.