Perihal Sialang Bungkuk, Kapolda Targetkan Jumat Sudah ada TSK

0

PEKANBARU, KRonline– Direktorat Reserse Kriminal Khususnya Polda Riau sudah memeriksa 12 orang petugas Rutan Sialang Bungkuk terkait kasus dugaan pemerasan terhadap tahanan. Kasus ini mengakibatkan 448 orang narapidana bentrok dengan sipir lalu kabur.

Kapolda Riau Irjen Zulkarnain Adinegara mengatakan, sebanyak 12 orang yang bertugas di Rutan Sialang Bungkuk diperiksa. Baik sipir penjaga maupun pejabat di rutan diminta keterangannya terkait kasus pemerasan dan pungutan liar yang berpotensi korupsi tersebut.

“Sudah ada 12 orang yang diperiksa. Kita lakukan penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan saksi,” ujar Kapolda Riau Irjen Zulkarnain, Selasa (9/5) di halaman kantornya.

Zulkarnain memberi sinyal pengumpulan bahan dan keterangan untuk menentukan tersangka dalam kasus tersebut akan segera rampung. Dia memperkirakan, pada Jumat (12/5) akan ada penetapan tersangka.

?”Jumat ini, Insya Allah sudah ada tersangka. Saya sudah koordinasi dengan Wadirkrimsus,” ucap Zulkarnain.

Dia membeberkan, penyidik melacak adanya sistim pemerasan dengan cara wajib bayar atau transaksi yang dibebankan kepada tahanan. Itu ditandai dengan adanya bukti kartu pembayaran.

“Tahanan pakai kartu untuk setiap transaksi, itu akan kita lacak ke bank-nya. Bisa saja nanti dilakukan penyitaan rekening, itu akan kita upayakan sebagai barang bukti,” kata Zulkarnain.

Selain melakukan penyelidikan untuk menjerat para pejabat Rutan Sialang Bungkuk dan sipirnya, polisiuga direpotkan dengan mengejar ratusan tahanan yang belum ditangkap. Sebab, dari 448 tahanan dan napi yang kabur, polisi dan warga berhasil menangkap kembali 304 diantaranya. (Sani)

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.