Diduga Buang Limbah B3, Aman Minta Aparat Investigasi PKS PT PKAS

0
RENGAT – Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Riau mengatakan, adanya dugaan pencemaran lingkungan akibat limbah bahan beracun berbahaya (B3) milik PKS PT KAS ke anak sungai Cenaku di Desa Batu Papan Kecamatan Batangcenaku masih dalam tahap analisis.Atas pristiwa ini, Pemkab melalui DLHK meminta aparat kepolisian untuk melakukan investigasi dan pemeriksaan terhadap pihak perusahaan. Hal ini disampaikan oleh Staf DLHK Riau Usup Purba
“Analisa harus berulang kali tidak cukup hanya sekali,” ungkap salah seorang staf DLHK Riau, Usup Purba via seluler Koran Riau online baru-baru ini.
Usup Purba yang mengaku ikut serta bersama rombongan PPNS DLHK Riau dan BLH Pemkab Inhu turun ke lokasi anak sungai Cenaku terduga tercemar limbah B3, Jumat  tanggal 4 agustus kemaren, membawa sampel air anak sungai Batang Cenaku Desa Batu Papan untuk dilakukan analisa ke laboratorium.
“Tempat laboratorium nya rahasia, dan hasilnya postif atau tidak bisa diketahui setelah analisa yang berulang kali selama sebulan setengah,” papar Usup Purba sekaligus menjamin pelaku analisis di salah satu Laboratorium Pekanbaru tersebut tidak mau di intervensi, berpegang teguh prinsip Indenpensi.
Sebelumnya Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Pemkab Inhu Ir Selamat MM melalui Kabid Penataan Lingkungan Hidup, Ory Honany Wibisono, SE, tidak membantah ke keikutsertaan tim BLH Pemkab Inhu ikut membackup DLHK Pemprov Riau ke lokasi terduga pencemaran lingkungan akibat limbah B3 milik PKS PT KAS di Desa Batu Papan.
“BLH Pemkab Inhu hanya sekedar ikut backup saja, sedangkan hasilnya postif atau tidak kami hanya menerima laporan dari DLHK Riau,” singkat Ory Honany Wibisono.
Humas Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT Karisma Agro Sejahtera (KAS), Atong, Manager PKS, Edy, dan Direktur Utama Ationg hingga kini tak kunjung memberikan klasifikasi.
Dugaan pencemaran lingkungan akibat limbah B3 menjadi atensi DLHK Riau dan BLH Pemkab Inhu karena laporan Masyarakat dan ormas yang diterima DLHK Pemprov Riau di Pekanbaru.
Antara lain, laporan ormas aliansi masyarakat adat nusantara (AMAN) Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) yang menyebut PKS PT KAS di Desa Batu Papan Kecamatan Batangcenaku kerap dengan sengaja membuang limbah B3 ke anak sungai Cenaku.
Akibatnya, habitat sungai pada mati dan warga pemanfaat MCK di sepanjang anak sungai Cenaku alergi gatal-gatal. “Tidak hanya untuk MCK, Warga disana juga banyak yang memanfaatkan anak sungai Cenaku sebagai sumber kehidupan (air minum dan masak nasi),” sebut Ketua AMAN Inhu, Gilong.
Jika terbukti dan sebagai efek jera, Gilong bersama Masyarakat berharap DLHK Riau dan BLH Pemkab Inhu harus tegas memberikan sanksi pidana kepada PKS PT KAS. “Pidana Penjara, denda dan kaji ulang perizinan harus dilakukan,” kecam Gilong. (Sandar Nababan)

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.