Pengawasan Perizinan, Komisi IV DPRD Turun Lapangan

0

PEKANBARU (KR) – Salah satu tugas dari Anggota DPRD Kota Pekanbaru yakni melakukan pengawasan terhadap seluruh perizinan yang telah dikeluarkan oleh Badan Perizinan Terpadu Dan Penanaman Modal (BPTPM) Pekanbaru.
Untuk memastikan apakah perizinan yang dimiliki oleh pengusaha di Pekanbaru telah sesuai aturan atau belum, Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru memilih secara acak beberapa Hotel, Industri dan Pembangunan Gedung yang tersebar di Pekanbaru saat ini.
Rabu (6/9/2017), Komisi IV DPRD Pekanbaru melakukan peninjauan ke Hotel Pangeran, Indofood, Pembangunan Hotel Ibis dan Pembangunan Hotel Mimosa yang beberapa waktu lalu heboh karena ada pekerja yang jatuh dari lantai sembilan.
Ketua Komisi IV DPRD Pekanbaru Roni Amriel SH MH, mengungkapkan bahwa Kunjungan Lapangan (Kunlap) yang diagendakan saat ini diikuti oleh Dinas Perhubungan, BPTPM, Damkar dan Satpol PP. Ini dilakukan untuk mengetahui apakah seluruh pengusaha di Pekanbaru telah mematuhi aturan yang berlaku.
“Kita upgrade perizinan mereka, apakah semua sudah sesuai dengan aturan yang berlaku atau belum, bisa saja awal-awal mereka berdiri seluruh izin sudah dikeluarkan, namun siapa yang tahu bahwa mereka melakukan perpanjangan izin atau tidak,” jelas Roni.
Contohnya Hotel Pangeran, tamu mereka setiap tahun tentu mengalami peningkatan, tentunya Amdal Lalin yang dulu pernah dikeluarkan tidak sesuai lagi dengan kondisi saat ini, sehingga sering menimbulkan kemacetan dan tentunya mereka wajib memperbaiki Amdal Lalin tersebut.
Disamping itu juga, mereka berkunjung ke Indofood, disana ditemukan bahwa instalasi limbah mereka sangat bagus dan bisa menjadi bahan percontohan bagi perusahaan lain di Pekanbaru.
“Bayangkan saja ikan bisa hidup dibekas air limbah mereka, artinya air limbah tersebut dikelola dengan baik,” jelas Roni.
Meski begitu, masih ada kekurangan yang kita temukan di Indofood seperti setifikasi layak fungsi pemadam dan amdal lalinnya.
“Semua tempat yang kita datangi tadi mereka menyampaikan bahwa seluruh izin mereka sudah ada namun ternyata di lapangan mereka tidak dapat menunjukkannya, untuk itu kita akan melakukan pemanggilan terhadap seluruh pelaku usaha tersebut ke DPRD minggu depan,” tutur Roni. MG24

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.