Pemko Segera Lakukan Penindakan

0

Pemerintahan Kota (Pemko) Pekanbaru melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru dalam waktu dekat ini akan melakukan penertiban Pendistribusian gas elpiji 3 Kg subsidi. Sebab Berdasarkan Surat Keputusan (SK) Walikota ditegaskan bahwa distribusi elpiji bersubsidi hanya dibenarkan pada agen dan pangkalan, selain itu dilarang.
Disperindag berkoordinasi dengan Satpol PP Kota Pekanbaru segera melakukan penertiban. Hal itu ditegaskan Walikota Pekanbaru DR Firdaus MT, Rabu (13/09/2017) pagi.
“Sasaran pendistribusian gas elpiji 3 Kg subsidi itu sudah jelas untuk rumah tangga dan bukan untuk para pelaku usaha. Dan saya meminta intansi terkait untuk segera melakukan penertiban pendistribusian gas elpiji 3 Kg subsidi itu,” tegas Walikota.
Pemko mengimbau kepada para pelaku usaha kuliner tidak lagi menggunakan atau menjual gas elpiji 3 Kg subsidi. Jika masih menggunakan atau menjualnya, Pemko melalui tim Disperindag akan menindak dan menyerahkan kasusnya kepada pihak kepolisian.
“Tidak saja Disperindag, saya juga meminta Satpol PP untuk melakukan pengawasan dan penertiban terhadap pendistribusian gas elpiji 3 Kg subsidi yang tidak tepat sasaran,” tutupnya.
Di tempat terpisah, Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru, Zulfahmi Adrian mengatakan pihaknya menunggu jika Disperindag Kota memerlukan personel Pol PP untuk melakukan penertiban itu.
“Saat ini Disperindag melalui tim kami sudah melakukan penertiban dan penindakan adanya dugaan penyalahgunaan elpiji 3 Kg. Intinya kami menunggu jika sewaktu-waktu diperlukan,” katanya ditemui KR di ruang kerjanya.
Sedangkan Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Kota Pekanbaru, Mas Irba Sulaiman, mengakui telah berkoordinasi dengan Satpol PP Kota untuk meminta segera melakukan penertiban warung penjual elpiji dan pelaku usaha kuliner yang menggunakan elpiji 3 Kg subsidi. “Hal ini berdasarkan Surat Keputusan Walikota,” katanya, Rabu pagi.
“Dalam SK Walikota itu sudah ditegaskan bahwa distribusi elpiji bersubsidi hanya dibenarkan pada agen dan pangkalan. Untuk itu, tim Disperindag dan penegak hukum serta Satpol PP Kota akan melakukan penertiban terkait hal tersebut,” tambah Mas Irba.
Terkait diamankannya seorang pengecer gas 3 Kg bersama 30 tabung elpiji, Disperindag sudah meminta kepada agen elpiji agar tidak lagi mendistribusikan gas ke pangkalan UK.
“Tak hanya itu, kami juga minta kepada agen untuk mencabut kontraknya dengan pangkalan UK di Kelurahan Air Hitam, Kecamatan Payung Sekaki. Kami resmi menutup secara permanen pangkalan itu,” pungkas Mas Irba Sulaiman.

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.