MoU Sudah Ditandatangani, Perwako 100 Persen Naker Tempatan Sedang Digodok

0

DUMAI (KR) – Peraturan Walikota (Perwako) Dumai tentang ketentuan rekrut tenaga kerja (Naker) 100 persen masyarakat tempatan sedang digodok, menyusul telah ditandatanganinya MoU antara Pemko Dumai, perusahaan disaksikan Apindo serta Kadin Dumai baru-baru ini.
Walikota Dumai Drs H Zulkifl AS MSi menjelaskan, perusahaan di kota Dumai harus memerioritaskan pekerja local bekerja di perusahaan. tentanya tenaga kerja tempatan tersebut juga harus yang memiliki kemampuan dan keahlian dibutuhkan dunia usaha, karena itu pemerintah sedang menyiapkan aturan.
“Untuk menjamin penyerapan tenaga kerja lokal, sudah diminta instansi terkait agar segera menyiapkan rancangan peraturan supaya warga tempatan memiliki keahlian memperoleh porsi banyak di perusahaan,” jelas Zul AS, demikian panggilan akrab walikota Dumai.
Hanya saja, menurut walikota Dumai, untuk tenaga skil dan tenaga ahli masih diambil dari luar Dumai. Namun khusus lapangan diharap perusahaan tidak mendatangkan pekerja, dan mempekerjakan warga lokal.
Kebijakan pemerintah menyusun rancangan peraturan walikota Dumai tersebut dalam upaya mengantisipasi semakin menggeliat industri daerah, menyusul bakal disahkan rancangan tata ruang wilayah. “Ini harus dilakukan karena RTRW bakal disahkan dan dipastikan geliat industri makin bertambah dan iklim investasi daerah,” sebutnya.
Menurutnya, Perwako Dumai dibuat untuk mendukung keberadaan tenaga kerja lokal di tengah geliat industri makin berkembang di Dumai dan tentunya membuka lebih banyak peluang kerja yang diharapkan prioritas warga tempatan.
Hal tersebut seiring dengan program pengentasan kemiskinan dan mengurangi angka pengangguran daerah serta peningkatan perekonomian masyarakat, karena itu diharap partisipasi dan perhatian dari perusahaan.
Hal senada juga diutarakan Kepala Bidang (Kabid) Pelatihan dan Penempatan tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Dumai Irwan S.Sos. Menurutnya, pihaknya sedang menyusun Perwako Dumai tentang penyerapan tenaga kerja 100 persen putra tempatan Dumai. “Ya kami sedang menyusun Perwako Dumai tentang rekrut tenaga kerja 100 persen itu,” jelasnya.
Sementara, Plt Kepala Disnakertrans Dumai H Suwandy SH .Hun kepada awak media menjelaskan, pengganguran di kota Dumai masih tinggi. Tercatat sekitar 2.500 pencari kerja berdasarkan pengurusan kartu AK1 (Kartu Kuning red) namun yang terserap bekerja hanya 500 orang.
Itu artinya, kata Suwandi bahwa penyerapan tenaga kerja di perusahaan masih kecil dalam beberapa tahun terakhir. Hal tersebut terjadi lantaran perusahaan membuka peluang kerja menunggu status tata ruang wilayah.
“Namun demikian, rata-rata perusahaan beroperasi di kota Dumai sudah mengikuti ketentuan rekrut tenaga kerja sesuai ketentuanh Perda 10 tahun 2004 dengan porsi 30:70 persen memperkerjakan anak tempatan,” ungkapnya. KR10

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.