UPZ di Masjid, Upaya BAZNAS Menghimpun Dana Umat

0
image description

PENGANTAR REDAKSI
Unit-unit pengumpul zakat di masjid-masjid akan mendekatkan para muzakki kepada amil zakat. UPZ menjadi perpanjangan tangan Baznas.

Sorotan: Ismet Tarmizi, Pekanbaru

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Riau terus berbenah dan berupaya melakukan inovasi dalam menghimpun dana zakat yang ada di masyarakat (muzakki) untuk disalurkan pada yang berhak menerimanya (mustahik), dan turut membantu program pemerintah pengentasan kemiskinan. Ini sejalan dengan tema yang diemban Baznas Riau yaitu ‘Kebangkitan Zakat di Riau’.
Upaya-upaya yang dilakukan terutama mendekatkan wajib zakat dalam me nyalurkan zakatnya pada pengelola atau penghimpun zakat yang resmi sesuai aturan dan ketentuan perundang-undangan yang berlaku untuk diteruskan kepada yang berhak menerimanya. Salah satunya dengan menargetkan dalam waktu dekat akan dibentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ) sebagai perpanjangan tangan Baznas di masjid-masjid.
Wakil Ketua I Baznas Provinsi Risu, DR H Azwar Aziz, SH MSi menerangkan, untuk saat ini UPZ di unit kerja pemerintahan yang ada di kabupaten/kota di Riau sudah terbentuk. Walau masih perlu dioptimalkan dalam penghimpunannya terhadap Aparatur Sipil Negara lewat gaji yang diterima tiap bulannya. Terutama dukungan dari kepala pemerintahan daerah untuk mewajibkan ASN menyalurkan zakatnya di UPZ melalui kebijakan yang ada.
“Jadi kita juga akan targetkan untuk dibentuk UPZ di setiap masjid yang ada. Sekarang sedang dipersiapkan segala hal proses pembentukanya. Ini mengacu pada Undang-undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat,” ungkap Azwar.
Diharapkan, untuk tahun depan sudah mulai terbentuk di masjid-masjid. Saat ini, kata dia, di masjid memang ada pengumpul zakatnya, hanya saja dibentuk sekali setahun nanti tidak lagi. Kalau UPZ punya SK dari Baznas Kabupaten/Kota dengan masa kerja lima tahun tetap beranggotakan dari orang-orang masjid setenpat atau tokoh masyarskat.
Dikatakan juga, dengan adanya UPZ di masjid-masjid, akan mendekatkan para muzakki untuk menyalurkan zakatnya dengan tidak petlu lagi ke Baznas Kabupaten/Kota. Bahkan kalau dipandang diperlukan, bisa juga dibentuk di tingkat kecamatan atau kelurahan.
“Jadi pengelolaan zakat itu terstruktur dengan baik yang berjenjang mulai dari Baznas Pusat, Baznas Provinsi dan Baznas Kabupaten/Kota. Walau ada juga yang dikelola masyarakat seperti LAZ (lembaga amil zakat) namun tetap ada izin dan memberikan laporan pada Baznas. Sehingga juga terukur penerima yang diberikan,” terangnya.
Kerja UPZ yang ada di masjid nanti tidak jauh beda dengan yang sudah dilakukan selama ini. Hanya saja nanti UPZ harus memberikan laporan tiap kegiatan yang dilakukan kepada Baznas Kabupaten/Kota.
“Kan ada dua bentuk penghimpunan, zakat fitrah dan mal. Untuk zakat fitrah silakan kelola dan distribusikan sendiri. Tapi laporkan secara tertulis bentuk kegiatan yang dilakukan, nanti kita siapkan form laporannya,” ucapnya lagi.
Menurut Ketua Ikatan Persaudaraan Haji Riau ini, untuk zakat mal yang sudah terhimpun harus disalurkan melalui Baznas. Sekitar 60 persen silakan dikelola oleh masjid, tapi 40 persen lagi melalui Baznas. Dana tersebut digunakan untuk membina dan mengembangkan usaha masyarakat, seperti modal usaha yang tentunya dipantau dan survei lapangan.
“Boleh saja masjid kelola semuanya, asal jelas pengelolaan dana yang dihimpun dan peruntukannya terukur sehingga dana zakat betul-betul sesuai fungsinya,” sebutnya.
Potensi Besar
Diakui Azwar potensi zakat di Provinsi Riau cukup besar jika dihimpun dan dikelola dengan baik. Zakat ini akan dapat membantu program pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan. Tiap tahun dana yang dihimpun bisa mencapai sekitar Rp88 miliar.
“Untuk saat ini, per 20 September 2017 sudah terhinpun dana zakat sebesar Rp33.510.026.149 dari Baznas Kabupaten/Kota yang ada. Di mana sudah disalurkan sebesar Rp21.972.695.943. Khusus untuk Baznas Provinsi terhimpun Rp1.908.575.728 dan disalurkan sebesar Rp643.270.718,” Azwar menjelaskan.

 

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.