Mahasiswa Perantau di Jakarta Tak Bisa Pulang, Bareskrim Bantu Sembako dan Kuota Internet

Read Time:1 Minute, 50 Second

JAKARTA, iNews.id – Mahasiswa perantau di puluhan perguruan tinggi ikut terdampak kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Oleh sebab itu Bareskrim Mabes Polri memberikan bantuan khusus kepada mereka.

Kebareskrim Mabes Polri Komisaris Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengatakan bantuan yang diberikan untuk mahasiswa perantau mulai dari paket sembako hingga kuota internet. Bantuan diserahkan melalui sejumlah organisasi mahasiswa seperti Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI) di Menteng Jakarta Pusat dan Pimpinan Pusat Pertahanan Ideologi Syarikat Islam Harjono (PP PERISAI).

Sejumlah bantuan yang diberikan diantaranya berupa 700 paket sembako, masker, alat penyemprot beserta cairan disinfektan. Bantuan kuota internet juga diberikan untuk menunjang kegiatan belajar selama penerapan PSBB.

“Sikap humanis dan kepedulian dari Bareskrim Polri sangat menyentuh dan membantu teman teman kami para mahasiswa yang sedang merantau dan terdampak Covid-19,” ujar Ketua Umum PB SEMMI, Bintang Wahyu Saputra di depan Universitas Pamulang, Tangerang Selatan, Rabu (29/4/2020).

Selain di PB SEMMI, Kabareskrim juga mengirimkan sebanyak 300 paket bantuan diberikan oleh SEMMI Bogor Raya. Total bantuan yang diberikan oleh Kabareskrim sebanyak 1000 paket.

Ketua Bidang Kajian Strategis SEMMI Bogor, Rizki Fathul Hakim mengaku berterima kasih atas bantuan kepada para mahasiswa. Dia mengatakan mahasiswa perantau sulit terjangkau bantuan dari RT/RW karena tidak mempunyai KTP sesuai dengan domisili.

PB SEMMI nantinya akan membantu mahasiswa perantau di sekitar Tangeran Selatan. Hal itu dilakukan karena banyak mahasiswa perantau yang tinggal di asrama tidak memiliki perlengkapan masak.

“Jadi, kami membantu mereka dengan makanan siap saji setiap hari pada pukul 18.30 WIB dan ini sangat membantu mereka apalagi saat ini bulan Ramadan di saat umat Muslim melaksanakan ibadah puasa,” kata Bintang.

Hal senada juga dikatakan oleh Cyntia Nurislah Oktaviani, mahasiswa jurusan akuntansi Universitas Nadhatul Ulama Indonesia (UNUSIA) Jakarta. Dia mengaku selama ini dirinya belum menerima bantuan dari pemerintah pusat maupun daerah karena tinggal ditempat kost sehingga luput dari pendataan yang dilakukan RT/RW sebagai penerima bantuan sosial (bansos).

“Besar harapan kami Bareskrim Polri melanjutkan aksi kepedulian ini secara berkelanjutan. Bantuan yang kami terima juga telah membuktikan bahwa polri semakin dekat dengan masyarakat dan ini harus dipertahankan. Atas bantuan sembako dan kuota internet yang diberikan melalui PB SEMMI kami ucapkan terima kasih,” kata mahasiswi perantauan asal Lamongan, Jawa Timur.

sumber: inews.id

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post PB SEMMI Serahkan 1.000 Paket Bantuan & Kuota Internet dari Bareskrim Polri untuk Mahasiswa Perantau
Next post Program Salam Radio: Kamis, 30 April 2020